MENGOBATI GAY/HOMOSEX/LELAKI SUKA LELAKI


“MENGOBATI GAY/HOMOSEX/LELAKI SUKA LELAKI”

IMG0037(CIAMIS, 08/082015). Penderita penyakit ini juga terkadang heran dengan diri mereka sendiri. Terkadang mereka menikmati penyakit ini tetapi ada juga yang tersiksa, ingin sembuh tetapi tidak bisa, ingin konsultasi dan berterus terang tetapi malu. 

Penyebab penyakit ini

Dalam ilmu psikologi, penyebab mejadi gay secara umum ada dua:

  1. Trauma Masa Kecil:  Ketika kecil/remaja pernah mendapatkan perilaku kekerasaan atau pelecehan seksual sejenis. Maka akan bisa memperngaruhi pola pikir dan orientasi seksual ketika dewasa. Misalnya ketika kecil ia pernah di sodomi oleh kakaknya atau pamannya.
  2. Menjadi Gay Karena Pelarian: Lari dari suatu masalah, misalnya seroang laki-laki pernah ditolak 7 kali oleh seorang gadis atau beberapa gadis menolaknya, atau putus dari kekasih yang sangat ia cintai. Ketika ia perlahan-lahan menjadi gay, ia merasakan kenyaman dan kebahagiaan sehingga ia benar-benar memutuskan menjadi seorang gay.

Terapi Psikologi Kedokteran

Adapun terapi secara psikologi dan kedokteran maka bisa ditempuh beberapa cara berikut:

  1. Menjauhi segala macam yang berkaitan dengan gay (homoseksual) misalnya teman, klub, aksesoris, bacaan dan segalanya. Ini adalah salah satu faktor terbesar yang bisa membantu.
  2. Merenungi bahwa gay masih belum diterima oleh masyarakat (terutama di Indonesia), masih ada juga yang merasa jijik dengan gay. Terus menanamkan pikiran bahwa gay adalah penyakit yang harus disembuhkan.
  3. berusaha melakukan kegiatan dan aktifitas khas laki-laki. Misalnya olahraga karate atau bergabung dengan komunitas kegiatan laki-laki.
  4. Terapi Hormon.Jika diperlukan dengan bimbingan dokter bisa dilakukan terapi hormon secara berkala untuk lebih bisa menimbulkan sifat laki-laki.
  5. Terapi sugesti melalui pendekatan hypnotherapi. Misalnya mengucapkan dengan suara agak keras (disaat sendiri),: “saya bukan gay”, “gay menjijikkan”,  “saya suka perempuan” Bisa juga dengan menulis di kertas dengan jumlah yang banyak dan berulang, misalnya 1000 kali.
  6. Menjauhi bergaul dengan laki-laki yang menarik hati untuk hubungan sex.
  7. Dukungan semua pihak, keterbukaan dan menerima masukan. Jangan sampai ada yang mencela didepannya atau mengejek perjuangannya dalam mengobati penyakit ini.***

Melayani Hypnotherapi, Hypnotis Training,&  Ruqyah Syar’iyyah Hubungi: Dr.Gumilar,S.Pd.,MM.,CH.,CHt.,pNNLP, Contact Person HP. 081323230058, PIN BB 58640EF8, atau https://drgumilar.wordpress.com/2014/01/15/hypnosis-shot-indonesia/***

Komentar ditutup.