Telah Lahir: “HYPATIA GAHARA”

Telah Lahir: “HYPATIA GAHARA”

Hypatia GaharaCiamis,10/02/2011). Terlahir seorang putri “HYPATIA GAHARA” dari pasangan suami istri Dr. Gumilar, S.Pd.,MM.,CH.,CHt.,pNNLP dan Enur Nurjanah, S.Pd., anak ke-3 (tiga) pada jam 07.46 WIB, Kamis, 19 Januari 2012 (24 Pahing, Syafar, 1433 H)  di Klinik Bersalin Sindangherang, kelahiran dibantu bidan senior Nenah dan Team.
 

Nama yang diberikan pada anak bungsu ini adalah “HYPATIA GAHARA“.   HYPATIA diambil dari (bahasa YunaniὙπατία). Nama Hypatia sudah ada  sejak jaman dahulu, yaitu  Hypatía; lahir antara 350 dan 370; meninggal Maret 415) adalah seorang cendekiawan Yunani [1][2] dari Iskandariyah Mesir [3][4] yang dianggap merupakan perempuan terkemuka pertama di bidang matematika. Selain mengajar matematika, ia juga mengajar filsafat dan astronomi di provinsi Mesir pada zaman Kekaisaran Romawi [5]. Sebagai penganut Neoplatonisme, ia mengikuti tradisi matematika Akademi Athena [6] dan pemikiran dariPlotinus yang mengesampingkan empirisisme dan mengedepankan kajian logika dan matematika[7]. Nama Hypatia diturunkan dari ὑπάτη, bentuk feminin dari ὕπατος (upatos) yang bermakna “tertinggi” [8][9]. Hypatia tewas dibunuh oleh gerombolan Kristen yang salah menuduhnya sebagai dalang kerusuhan agama [10].

Hypatia Gahara

Sedangkan nama belakang “GAHARA”  menurut kamus Bahasa Indonesia adalah keturunan raja yang tulen (ayah ibunya anak raja-raja).

Jadi “HYPATIA GAHARA” diharapkan memiliki arti yang mendekati pada arti kata bentuk feminin dari ὕπατος (upatos) yang bermakna “tertinggi” dan keturunan raja yang tulen (ayah ibunya anak raja-raja).

Dengan harapan anak yang baru lahir ini memiliki sifat-sifat yang memiliki budi pekerti yang luhur, seperti layaknya sifat-sifat yang dimiliki oleh seorang Raja/Ratu.

Sampai saat ini ditulis pasangan suami istri Gumilar dan Enur Nurjanah ini sebelumnya sudah memiliki 2 (dua) orang anak laki-laki yaitu Anak Pertama (Fiqri Nurul Firdaus, 21/07/2001) dan (Gifary Pawanteh, 27 Juli 2008).

Hypatia Gahara

Semoga ketiga anak dari pasangan suami istri ini diberikan kesehatan lahir dan batin, memiliki masa depan yang baik yang berguna untuk kemaslahatan ummat. Amin. (gmlr)****

Catatan kaki:

  1. ^ Mueller, I. (1987). Women of Mathematics: A Biobibliographic Sourcebook. New York: Greenwood Press.
  2. ^ The Cambridge Dictionary of Philosophy, 2nd edition, Cambridge University Press, 1999:“Greek Neoplatonist philosopher who lived and taught in Alexandria.”
  3. ^ HypatiaEncyclopædia Britannica“Egyptian Neoplatonist philosopher who was the first notable woman in mathematics.”
  4. ^ Columbia Encyclopedia, Hypatia “Alexandrian Neoplatonic philosopher and mathematician”
  5. ^ Edward Jay Watts, (2006), City and School in Late Antique Athens and Alexandria. pages 197-198. University of California Press
  6. ^ Hypatia of Alexandria – a philosophical martyrThe Philosopher’s Zone, ABC Radio National (4 April 2009).
  7. ^ Scholasticus, SocratesEcclesiastical History.
  8. ^ Greek Word Study Tool, at Perseus project
  9. ^ Ypatos, Henry George Liddell, Robert Scott, A Greek-English Lexicon, at Perseus project
  10. ^ Toohey, Sue (2003). “The Important Life & Tragic Death of Hypatia”. Skyscript.co.uk. Diakses pada 9 Desember 2007.

Jenderal Dr. Endy Samsuhari: “PILIHLAH HYPNOTHERAPIST YANG DIPERCAYA”

Jenderal Dr.Endy Samsuhari :

“Pilihlah Hypnotherapyst  yang Dipercaya…!!”

Di sebuah dusun yang masih segar dengan pemandangan sawah membentang dan Gunung Syawal yang menghijau kantor Hypnosis SHOT-Indonesia (Minggu, 15/01/2012),  di Dusun Panoongan, Desa Kertaraharja, Kec. Panumbangan, Kab. Ciamis, Jawa Barat, dikunjungi Jenderal Dr. Endy Samsuhari, S.Pd.,M.M.Pd.,M.Oxcel,  Stap Ahli Panglima TNI. Pada kesempatan tersebut disambut langsung oleh The Owner Hypnosis SHOT-Indonesia Dr. Gumilar, S.Pd.,MM.,CH.,CHt.,pNNLP didampingi para trainer dan para staf.

Dalam pertemuan tersebut dihadiri puluhan trainer, staf, anggota dan peminat hypnosis SHOT-Indonesia. Terungkap beberapa hal diantaranya menyikapi fenomena perkembangan Hypnotherapi di Indonesia yang mulai diminati sebagian masyarakat sebagai alternatif pemeliharaan dan penyembuhan kesehatan, Jenderal Dr. Endy Samsuhari, S.Pd.,M.M.Pd.,M.Oxcel, Staf Ahli Panglima TNI saat berkunjung silaturahmi ke kantor Pusat Hypnosis SHOT –Indonesia  (Spiritual HipnOtivation Therapy) menyatakan bahwa Hypnotherapy bisa efektif untuk jadi bahan pilihan alternatif therapy yang aman. Pilihlah ahli hypnotherapyst  yang kita percayai  dan diyakini yang memiliki kualifikasi sertifikasi hypnotherapist yang berstandar nasional atau internasional.

“Dalam nuansa modern yang serba berteknologi, manusia saat ini dihadapkan pada suatu kecanggihan teknologi yang tiada berpenghabisan. Sehingga sebagian besar  dari mereka terus mengikuti pembaharuan demi pembaharuan tersebut tanpa melihat kemana arah dari kemajuan akan berpenghujung. Semakin canggih mereka mengikuti perkembangan zaman, maka semakin kering kerontang jiwa yang mereka rasakan. Mereka melupakan sesuatu makna hidup yang didalamnya terkandung visi dan misi spiritual, hingga terus menjadi budak dan bawahan dari nafsu yang terus mengajak dirinya menuju kehancuran. Therapy melalui hypnosis dipandang relevan untuk mengembalikan lagi agar seseorang kembali memiliki kecerdasan, sikap dan perilaku spiritual yang normal”, kata Endy Samsuhari, Jenderal Bintang satu yang berawal kariernya dari seorang guru olah raga sebuah sebuah sekolah.

Endy Samsuhari menyatakan, Hypnosis SHOT-Indonesia bisa dijadikan alternatif untuk hypnotherapy yang relatif aman untuk masyarakat Indonesia.

Pada kesempatan yang sama Dr. Gumilar, S.Pd.,MM.,CH.,CHt,pNNLP, Owner Hypnosis SHOT-Indonesia menyatakan bahwa Konsep SHOT (Spiritual – Hypnotivation Therapy) berbeda dengan banyak konsep-konsep training yang telah ada dan berkembang saat ini. Penggabungan tiga dimensi yang dianggap sulit dan tidak mungkin telah terbukti. Temuan konsep dengan menggunakan sebuah perubahan pola pikir melalui Hipnosis dan Motivasi dan pola sikap yang dihasilkan dari perjalanan spiritual melalui konsep  Islam, di gabungkan maka muncullah sebuah perubahan pola pikir (mindset) dan pola sikap yang seimbang.

“Saat ini Hypnosis SHOT-Indonesia fokus dalam melayani kebutuhan (need) dan keinginan (want) para peminat therapi alternatif melalui hypnotherapi, pendidikan, pelatihan, workshop, dan lainnya. Pelatihan di sudah di gelar di sebagian besar wilayar Republik Indonesia bahkan sekarang di buka Kantor Cabang di Negara Malaysia”, kata Gumilar Owner Hypnosis SHOT-Indonesia.

Acara diskusi dan tanya jawab dari para tamu yang hadir diakhiri dengan foto bersama dan rencana tindak lanjut serta doa bersama.***

Kabar Priangan: “PESANTREN SALAFI HARUS DIKELOLA SECARA MODERN

PESANTREN SALAFI HARUS DIKELOLA SECARA MODERN

(Terbit di Koran Kabar Priangan/Saba Pesantren, Jumat, 27 Januari 2012)

Banyak kasus kenakalan remaja yang terjadi di tengah-tengah masyarakat dipandang sudah mulai meresahkan. Kenakalan remaja saat ini bahkan disinyalir ada yang mengarah pada perilaku menyimpang.

Benarkah fenomena ini, pertanda peranan pesantren sudah tidak efektif lagi! Untuk menjawab pertanyaan ini, “Kabar Priangan” melakukan wawancara dengan Pendiri Pondok Pesantren Nurul Firdaus, Dr. Gumilar, S.Pd.,MM.,CH.,CHt.,pNNLP di Dusun Panoongan, Desa Kertaraharja, Kec. Panumbangan, Kab. Ciamis. Berikut petikan wawancara tersebut:

Benarkah remaja saat ini memandang sebelah mata terhadap pendidikan Agama?

Remaja sekarang sebagian besar masih memandang bahwa pendidikan Agama merupakan sebagai sebuah kebutuhan (need) dan keinginan (want) yang harus dipenuhi untuk melengkapi kecerdasan pribadi dalam hal kecerdasan spiritual. Sebagai bukti masih banyak pesantren yang tetap bertahan dan berkembang menyesuaikan dengan perkembangan IPTEK salah satunya sekarang pesantren sudah masuk melalui media internet seperti “Pesantren On Line”, yang bisa dipelajari secara pribadi melalui akses internet dimana pun, kapanpun bisa diakses oleh beragam anak usia sekolah.

Fenomena Hilangnya Santri Kalong dan Menurunnya Pelajar Diniyah, SMP, SMA (Sederajat) yang Menjadi Tanda Lunturnya Peranan Pesantren?

Fenomena Hilangnya Santri Kalong dan Menurunnya Pelajar Diniyah, SMP, SMA (Sederajat) yang bukan menjadi Tanda Lunturnya Peranan Pesantren. Masih banyak pesantren yang  tetap eksis memberikan layanan pendidikan Salafiyah. Pesantren salafiyah yang gulung tikar disebabkan karena tidak mengikuti perkembangan zaman. Pesantren yang mencoba mengikuti perkembangan zaman dan dikelola dengan manajemen modern menunjukan jumlah santri yang meningkat dan sangat diminati masyarakat pengguna. Peranan pesantren masih memiliki peranan yang strategis dan sangat penting dalam berbagai bidang baik dalam ketahanan sosial, budaya, ekonomi, dan ketahanan nasional dalam kerangka pembangunan SDM Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pesantren sangat efektif untuk implementasi “Pendidikan Karakter” anak usia sekolah.

Bagaimana Solusi Menggairahkan Pelajar agar Cinta Ilmu Agama?

Solusi menggairahkan pelajar agar cinta Ilmu Agama adalah pemerintah agar membuat keputusan dan kebijakan yang berpihak pada maksimalisasi peranan pendidikan formal dan non formal (pesantren). Strategi pemerintah adalah harus menyadari bahwa pesantren dan sekolah merupakan dua institusi pendidikan yang masing-masing memiliki keunggulan. Keunggulan pada masing-masing lembaga pendidikan tersebut akan memberikan nilai lebih, ketika sistem keduanya diintegrasikan ke dalam satu model lembaga pendidikan yang terpadu. Program yang dimaksud pemerintah dan stakeholder harus bersama-sama mengembangkan dan melaksanakan program Sekolah Berbasis Pesantren (SBP).

Program Sekolah Berbasis Pesantren (SBP) harus memiliki tujuan untuk mengembangkan model pendidikan yang berorientasi pada peningkatan mutu sumber daya manusia yang memiliki keunggulan komparatif maupun kompetitif dalam menghadapi persaingan global. Hal ini harus sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah di bidang pendidikan yang lebih mengetengahkan ketersediaan, keterjangkauan, kuallitas dan relevansi, kesetaraan, dan kepastian memperoleh layanan pendidikan.

Agar Sekolah Berbasis Pesantren (SBP)  mampu memberikan sumbangan yang nyata dalam peningkatan mutu layanan pendidikan, perlu diambil langkah-langkah advokasi yang dapat memberikan penguatan dalam pelaksanaan pendidikan dan pembelajaran di sekolah.

Program Sekolah Berbasis Pesantren (SBP) adalah sebuah ikhtiar dalam konteks mengintegrasikan keunggulan kedua sistem pendidikan, meningkatkan dan mengembangkan sumber daya manusia Indonesia, Sehingga menjadi manusia yang handal, memiliki integritas dan inteligensi yang tinggi, serta berwatak plural dan multikultural.

Secara umum, pengembangan program SBP ini bertujuan untuk mengintegrasikan keunggulan sistem pendidikan yang dikembangkan di sekolah dengan keunggulan “sistem” pendidikan yang di laksanakan di pesantren. (Fery Kartono/”Kabar Priangan”)***